Skintific
Skintific
Skintific Skintific Skintific

BRI Bandarlampung Imbau Masyarakat Waspada Penipuan Digital

Skintific

Bandarlampung – PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk atau BRI Region 5 Bandarlampung mengingatkan masyarakat agar meningkatkan kewaspadaan terhadap maraknya modus penipuan digital yang menggunakan tautan palsu (phishing link). Fenomena ini semakin marak seiring meningkatnya aktivitas transaksi melalui layanan digital perbankan.

Pelaku kejahatan siber kini semakin canggih dalam mengelabui masyarakat. Mereka kerap berpura-pura sebagai lembaga resmi untuk mendapatkan data pribadi nasabah, seperti PIN, password, atau kode OTP.

Skintific

Modus Phishing Semakin Mengkhawatirkan

Salah satu modus yang paling sering digunakan ialah penyebaran tautan palsu lewat pesan singkat, email, dan media sosial. Tautan tersebut biasanya mengarahkan korban ke situs tiruan yang menyerupai laman resmi bank. Di situs palsu itu, pelaku meminta korban memasukkan data sensitif. Begitu data diisi, pelaku langsung memanfaatkannya untuk mengakses rekening dan melakukan transaksi tanpa izin.

Baca Juga : Dekranasda Lampung Siapkan Pameran “Kriya Jemari 2025”

RCEO BRI Region 5 Bandarlampung, Bernadi Kurniawan, menegaskan bahwa keamanan menjadi fokus utama BRI dalam pengembangan layanan digital.

“Bagi BRI, keamanan dan kenyamanan layanan digital merupakan satu kesatuan yang tidak bisa dipisahkan. Keduanya menjadi dasar dalam menjaga kepercayaan nasabah,” ujarnya.

Edukasi Keamanan untuk Nasabah

BRI Imbau Masyarakat Waspada Penipuan Undangan Nikah Digital

BRI terus mengedukasi masyarakat agar tidak mudah percaya pada pesan yang mencatut nama institusi resmi. Pesan-pesan semacam ini kerap menampilkan logo dan gaya bahasa formal layaknya komunikasi bank, namun berisi tautan berbahaya yang bisa mencuri data pribadi.

Untuk meningkatkan keamanan, BRI mengimbau nasabah menerapkan empat langkah penting, yakni:

  1. Mengaktifkan autentikasi biometrik;

  2. Menggunakan verifikasi dua langkah;

  3. Memperbarui aplikasi secara berkala; dan

  4. Mengaktifkan notifikasi transaksi.

Langkah-langkah tersebut terbukti efektif dalam memperkuat kontrol keamanan serta meminimalisir risiko penipuan digital.

Kolaborasi Cegah Kejahatan Siber

Bernadi menambahkan, keamanan layanan digital hanya dapat tercipta melalui kolaborasi antara BRI dan nasabah.

Baca Juga :  Pemkab Lampung Selatan Raih Penghargaan Nasional atas Inovasi Pariwisata dan Ketahanan Pangan

“Nasabah memegang peran penting dalam menjaga keamanan transaksi dengan selalu waspada terhadap potensi ancaman siber,” tegasnya.

Sebagai bentuk perlindungan, BRI mengimbau masyarakat mengakses informasi resmi hanya melalui kanal resmi, seperti situs www.bri.co.id, Instagram @bankbri_id, Facebook BANK BRI, Twitter/X @BANKBRI_ID, @promo_BRI, @kontakBRI, serta TikTok @bankbri_id.

Untuk kebutuhan layanan pelanggan, nasabah dapat menghubungi Contact BRI di 1500017 atau melalui asisten virtual SABRINA di WhatsApp 0812 1214 017. Dengan kewaspadaan bersama, BRI berharap masyarakat semakin terlindungi dari ancaman kejahatan siber yang terus berkembang.

Skintific